Humas PDAM Tirta Kahuripan Ingatkan Pimpro Hormati SOP di Lapangan

NEWS357 Dilihat

Bogor | Polemik terkait dugaan “proyek siluman” pada pekerjaan jaringan air bersih PDAM Tirta Kahuripan mendapat tanggapan langsung dari pihak perusahaan daerah. Menyikapi pemberitaan sejumlah media, Humas PDAM Tirta Kahuripan, Arfur, memberikan klarifikasi resmi usai ditemui di Kantor PDAM Tirta Kahuripan, Cibinong, Senin (1/12/2025).

Arfur menegaskan bahwa informasi terkait ketiadaan banner atau papan proyek di lapangan tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, papan proyek telah disiapkan, namun tidak dipasang pada setiap titik pekerjaan sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.

“Papan proyek itu ada. Tidak mungkin setiap satu meter dipasang ulang,” tegas Arfur. Ia menambahkan, terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pihaknya sudah mengingatkan pelaksana agar mematuhi aturan keselamatan kerja. “Kami sudah menegur pelaksana untuk menggunakan APD. Anggarannya ada dan wajib digunakan,” ujarnya.

Dengan nilai proyek mencapai Rp 3.047.833.000, pelaksana kegiatan, CV Praga Aksa Mandiri, diduga tidak sepenuhnya menyediakan APD kepada pekerja di lapangan. Kondisi tersebut memunculkan sorotan dari berbagai pihak mengenai disiplin terhadap standar operasional prosedur pada proyek tersebut.

Namun demikian, kritik juga diarahkan kepada pengawasan internal PDAM Tirta Kahuripan. Pasalnya, pemeriksaan dan verifikasi lapangan baru dilakukan setelah beberapa media mengangkat persoalan ini ke publik. Situasi ini dinilai menunjukkan lemahnya kontrol pengawasan yang semestinya diterapkan sejak awal pelaksanaan proyek.

Pengawasan yang tidak maksimal dikhawatirkan membuka peluang bagi kontraktor untuk mengabaikan kaidah administrasi maupun keselamatan kerja. Kondisi ini juga berpotensi merugikan masyarakat sebagai pihak yang seharusnya menerima manfaat dari proyek tersebut.

(Kaperwil: Niko YJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *