Proyek Bernilai Rp4,3 M Diduga Abaikan SOP K3, Publik Minta Penjelasan CV Daehan Corporation

NEWS444 Dilihat

Bogor | Proyek pemasangan pipa HDPE berdiameter 12 inci milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di wilayah Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, kini menjadi sorotan tajam publik. Sejumlah aktivis dan warga mempertanyakan dugaan pekerjaan tanpa penggunaan alat pelindung diri (APD) yang semestinya menjadi standar keselamatan utama di lapangan.

Temuan tersebut mencuat setelah beredar foto-foto pekerja di lokasi proyek yang terlihat melakukan kegiatan operasional tanpa perlengkapan keselamatan memadai. Mulai dari tidak menggunakan helm, masker, hingga sepatu pelindung, kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan para pekerja maupun masyarakat yang berada di sekitar area pengerjaan.

Masyarakat menilai bahwa proyek bernilai kontrak Rp4.338.338.000 yang dikerjakan oleh CV Daehan Corporation seharusnya memiliki anggaran memadai untuk penyediaan seluruh kebutuhan APD. Terlebih lagi, ketentuan mengenai penggunaan APD merupakan syarat mutlak dalam setiap pekerjaan konstruksi dan telah diatur dalam standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Selain membahayakan pekerja, pelaksanaan proyek tanpa APD dinilai dapat mencoreng citra profesionalisme kontraktor maupun instansi terkait. Banyak pihak kemudian mempertanyakan proses pengawasan pekerjaan dan kepatuhan kontraktor terhadap SOP yang berlaku.

Sementara itu, awak media berupaya mengonfirmasi temuan tersebut kepada Yana selaku pelaksana kegiatan. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan apa pun.

(Kaperwil: Niko YJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *