BPJN Sumbar Kawal Monitoring Flyover Sitinjau Lauik dan Tol Bukittinggi–Sicincin, Fokus Percepatan dan Evaluasi Lapangan

NEWS21 Dilihat

SUMBAR | Aktivitas pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat terus bergerak di tengah medan yang tidak ringan, pada momen inilah BPJN Sumbar bersama Tim Percepatan Pelaksanaan Investasi dan KPBU Direktorat Jenderal Bina Marga turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan, Padang Kamis 30 April 2026.

Kunjungan lapangan ini difokuskan pada peninjauan pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur paling menantang di Sumatera Barat, sekaligus menjadi titik penting dalam upaya peningkatan keselamatan pengguna jalan

Di lokasi tersebut, tim tidak hanya melihat perkembangan fisik, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap progres pekerjaan, termasuk menilai kesesuaian pelaksanaan dengan rencana teknis yang telah disusun sebelumnya
Selain Flyover Sitinjau Lauik, perhatian juga diarahkan pada pembangunan ruas Tol Bukittinggi–Sicincin dengan panjang sekitar 41,25 kilometer yang menjadi bagian penting dalam penguatan konektivitas wilayah di Sumatera Barat

BPJN Sumbar memastikan bahwa kedua proyek ini tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dalam kerangka besar pembangunan infrastruktur yang bertujuan memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah

Dalam kegiatan tersebut, fokus utama diarahkan pada evaluasi progres pekerjaan di lapangan, identifikasi kendala yang dihadapi, serta pembahasan langkah-langkah percepatan yang dapat segera diterapkan oleh tim pelaksana

Pendekatan yang dilakukan tidak berhenti pada laporan administratif, melainkan dengan melihat langsung kondisi di lapangan sehingga setiap persoalan dapat dipahami secara nyata dan tidak sekadar asumsi

Diskusi teknis pun berlangsung di lokasi proyek, melibatkan berbagai pihak yang terlibat guna memastikan setiap solusi yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi aktual pekerjaan

Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menegaskan bahwa kehadiran langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembangunan sekaligus memastikan proyek tetap berada pada jalur yang direncanakan

“Pekerjaan di lapangan harus kita lihat langsung, dari situ kita bisa mengetahui progres sebenarnya sekaligus memahami kendala yang dihadapi, itu menjadi dasar penting dalam menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya kepada awak media

Menurutnya, Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu prioritas karena kondisi jalur yang selama ini dikenal ekstrem dan berisiko tinggi bagi pengguna jalan, sehingga keberadaan flyover diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang

“Sitinjau Lauik ini jalur yang cukup berat, dengan adanya flyover diharapkan bisa mengurangi risiko yang selama ini terjadi, sementara jalan tol akan membantu mempercepat akses baik untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi barang,” katanya

Ia juga menekankan bahwa percepatan pembangunan tetap harus diimbangi dengan kualitas pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun tidak hanya selesai secara fisik tetapi juga berfungsi optimal dalam jangka panjang

“Percepatan tetap berjalan, tetapi mutu pekerjaan harus tetap dijaga, itu yang selalu kami ingatkan di lapangan karena hasil akhirnya akan digunakan oleh masyarakat,” ucapnya

Keterlibatan Tim Percepatan Pelaksanaan Investasi dan KPBU turut menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan proyek, terutama dalam memastikan skema pelaksanaan berjalan efektif dan tidak mengalami hambatan berarti

Melalui monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara langsung, BPJN Sumbar berharap pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dan Tol Bukittinggi–Sicincin dapat selesai sesuai target, sekaligus memberikan dampak nyata berupa peningkatan keselamatan, kelancaran mobilitas, serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat

TIM

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *