Di Balik Lalu Lintas yang Lancar, Ada Kerja Senyap BPJN 2.1 Sumbar Merawat Jembatan untuk Keselamatan

NEWS52 Dilihat

SUMBAR | Di saat ribuan kendaraan melintas setiap hari di ruas jalan nasional Sumatera Barat, ada pekerjaan yang berjalan tanpa banyak diketahui orang. Bukan pembangunan besar yang mencolok, melainkan perawatan jembatan yang dilakukan secara perlahan namun pasti. BPJN 2.1 Sumbar mengambil peran itu, memastikan setiap struktur tetap aman dilalui tanpa harus menunggu kerusakan terjadi lebih dulu.

Pekerjaan ini hadir di titik-titik yang selama ini dianggap baik-baik saja. Padahal, dari hasil pemeriksaan teknis, ada bagian-bagian yang mulai mengalami penurunan fungsi. Di sinilah preservasi menjadi penting, sebagai langkah menjaga agar kondisi tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Cara kerja seperti ini membuat perbaikan terasa lebih senyap, tapi justru efektif.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah sambungan jembatan atau expansion joint. Komponen ini bekerja menahan pergerakan akibat beban kendaraan dan perubahan suhu. Jika tidak dalam kondisi baik, pengguna jalan akan langsung merasakan dampaknya, mulai dari getaran hingga bunyi yang mengganggu saat melintas.

Di Overpass Duku, aktivitas itu terlihat jelas. Pekerja dengan perlengkapan lengkap menyelesaikan pemasangan sambungan di tengah arus kendaraan yang tetap berjalan. Tidak ada penutupan total, hanya pengaturan lajur agar pekerjaan tetap berlangsung tanpa menimbulkan kemacetan panjang. Ritme kerja dan pengamanan berjalan beriringan.

Selain sambungan, bagian lain yang tak luput dari perhatian adalah railing jembatan. Sekilas terlihat sederhana, namun fungsinya sangat penting sebagai pengaman. Paparan panas, hujan, dan debu membuat bagian ini rentan berkarat. Jika dibiarkan, kekuatannya bisa menurun dan berisiko bagi pengguna jalan.

Di Jembatan Batang Lembang, proses perawatan railing dilakukan dengan tahapan yang tidak singkat. Permukaan besi dibersihkan terlebih dahulu sebelum dicat ulang. Hasilnya mungkin hanya terlihat sebagai perubahan warna, namun sebenarnya ada perlindungan baru yang memperpanjang usia material tersebut.

Hal serupa juga berlangsung di Jembatan Tanjung Sabar. Dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat, pekerjaan harus dilakukan lebih hati-hati. Petugas tidak hanya fokus pada pekerjaan teknis, tetapi juga memastikan pengguna jalan tetap merasa aman saat melintas di sekitar area kerja.

Sementara di Jembatan Lara B, penanganan dilakukan lebih detail pada bagian yang mulai menunjukkan tanda korosi. Pembersihan menyeluruh menjadi tahap awal sebelum pengecatan dilakukan. Setiap sudut diperiksa agar tidak ada bagian yang terlewat, karena satu titik kecil yang diabaikan bisa berdampak di kemudian hari.

PPK 2.1 BPJN Sumbar, Zulfikar Kurniawan, menyebut pekerjaan seperti ini sering kali tidak dianggap penting karena tidak terlihat besar. Namun justru di situlah letak tantangannya. “Kalau sambungan itu bermasalah, pengguna jalan pasti langsung merasakan. Bisa tidak nyaman, bahkan berisiko kalau dibiarkan,” ujarnya saat ditemui awak media.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan bukan karena kerusakan sudah parah, melainkan untuk mencegahnya. “Kita tidak menunggu sampai rusak. Banyak yang terlihat masih bagus, tapi secara teknis sudah harus ditangani,” katanya. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam menjaga fungsi jembatan tetap optimal.

Menurutnya, bagian seperti railing juga tidak bisa dianggap sepele. “Itu pengaman. Kalau sudah berkarat dan tidak diperbaiki, tentu ada risiko. Jadi memang harus dirawat secara berkala,” ujarnya. Ia menekankan bahwa perawatan kecil yang dilakukan rutin jauh lebih baik dibanding perbaikan besar yang terlambat.

Di balik semua itu, pekerjaan preservasi tetap dihadapkan pada tantangan. Lalu lintas yang padat dan kondisi cuaca sering kali memaksa penyesuaian di lapangan. Namun pekerjaan harus tetap berjalan, dengan tetap mengutamakan keselamatan. BPJN 2.1 Sumbar memilih tetap bekerja di ruang-ruang yang jarang terlihat, menjaga agar perjalanan banyak orang tetap aman tanpa disadari.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *