BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "SATYA BHAYANGKARA"

116 Siswa Kodiklatal Lattek Menembak Meriam dan Demolisi di Paiton Probolinggo

Kodiklatal, 31 Oktober 2022 | Sebanyak 116 siswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Pelaut (Pusdikpel) Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) melaksanakan Latihan Praktek (Lattek) menembak Meriam dan Lattek Demolisi di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Paiton, Probolinggo,  (31/10/2022).

Adapun pembukaan Lattek tersebut dipimpin langsung Komandan Pusdikpel Kodikopsla Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia dan dihadiri para Komandan di bawah Pusdikpel diantaranya Komandan Sekolah Artileri dan Komandan Sekolah Senjata Bawah Air.

Dari jumlah 116 siswa tersebut, 75 siswa merupakan siswa Sekolah Artileri (Seart) yang terdiri dari Perwira Siswa Pendidikan Spesialisasi Perwira (Pasis Dikspespa) Peperangan Atas Air (PAA) delapan orang, siswa Pendidikan Penbentukan Bitara (Diktukba) LIII  sebanyak 37 orang dan siswa Pendidikan Pertama Bintara  (Dikmaba) XLI/2 berjumlah 30 orang.

Sedangkan siswa Sekolah Senjata Bawah Air (Sesenbar) sebanyak 41 orang, yang terdiri dari  siswa Dikspespa Peperangan Bawah Air (PBA)  tujuh orang, Diktukba LIII Senjata Bawah Air (SBA)  sembilan orang dan Dikmaba XLI/2 SBA  sebanyak 25 orang.

Danpusdikpel Kodikopsla Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia dalam sambutanya menyampaikan bahwa tujuan dari latihan praktek menembak ini adalah untuk memberikan pengalaman praktek dilapangan kepada para siswa, yang merupakan penjabaran dari teori yang sudah diterima di kelas kemudian diaplikasikan dalam bentuk latihan praktek. 

Latihan ini meliputi pemeliharaan senjata dan penguasaan dalam penembakan maupun peledakan demolisi, sehingga para siswa mampu menjadi operator penembak dan demolisi yang handal dan profesional.

Menurutnya, dalam pelaksanaan lattek menembak ini para siswa akan menembak menggunakan beberapa senjata antara lain meriam kaliber 37 mm, meriam kaliber 40 mm dan mitraliur 12,7 mm. Untuk materi latihan yang dilaksanakan adalah prosedur pengoperasian meriam, peran tempur, latihan penembakan dengan sasaran permukaan dan udara.

Kepada peserta lattek baik siswa maupun para instruktur dan bingsis, Danpusdikpel berpesan agar mentaati prosedur yang ditetapkan sehingga keselamatan personil dan material tetap terjaga. Selain itu, senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi kelancaran dalam pelaksanaan Lattek.

Kegiatan Lattek menembak Meriam dan Lattek Demolisi siswa Pusdikpel ini sesuai dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam membangun sumberdaya manusia TNI AL yang unggul dan profesional serta tangguh.

Posting Komentar

0 Komentar